Clouds and blue sky
Some of my favourite things in this world.

} means bird
* * * means guano

Welcome to my visual archive of mind.

Regrets,

Day} * * * * * *

Tuesday, 7 December 2010

Jendela





Untuk Jendela (saya),

Saya sampai detik ini pun terkadang suka terheran-heran sendiri.
Ada banyak jendela di sekeliling saya.
...


Tetapi mengapa saya selalu lebih suka menatap lekat jendela yang satu itu? Jendela yang isinya mau saya mengerti. Jendela yang terbuka ketika saya datang mendekat. Satu-satunya jendela yang saya mau masuk sedalam-dalamnya ke dalamnya.

...

Ketika saya masuk ke dalam kamu dan memandang ke luar melalui kamu, saya melihat dunia yang seru. Melihat dan menemukan sesuatu yang membahagiakan saya. Yang ternyata itu kamu. Si Jendela yang di seberang sana. Tertutup rapat di zaman purba, terbuka hanya untuk saya sekarang dan nanti?

...

Pohon kering tanpa daun pun terlihat indah melalui kamu. Gelas kotor dan kosong pun tampak berisi melalui kamu. Saya seperti kenyang dan merasa dunia tampak selalu begitu indah ketika saya melihat dunia melalui kamu.

...

Jendela,
saya cinta kamu tidak hanya kamu membuat segalanya menjadi indah dan melegakan seperti daun mint.

Jikalau pohon kering tampak seperti pohon tumbang jika dilihat melalui kamu,




saya tetap cinta kamu titik.




Mengapa?












Karena saya memang cinta kamu apa adanya.
Saya cinta tiap nanometer serat kayu kamu dan cat putih kamu yang terkelupas dimakan cuaca.

...


Tak ada alasan saya tidak cinta kamu.
Banyak alasan saya cinta kamu.
Tapi sebenarnya tak perlu beri saya alasan, saya memang cinta.







           Salam,





Saya, pecinta Jendela itu (baca: kamu)











No comments: