Clouds and blue sky
Some of my favourite things in this world.

} means bird
* * * means guano

Welcome to my visual archive of mind.

Regrets,

Day} * * * * * *

Friday, 31 December 2010

Menunggu




Untuk kamu yang selalu setia menunggu saya,



Mungkin ada beribu kursi di dunia ini yang telah kamu duduki berjam-jam lebih untuk menunggu saya.

...

Ini surat ke-empat untuk kamu dan saya telah kehabisan ide mencari metafora indah untuk kamu. Salah besar nanti kalau saya asal memilih majas metafora untuk melambangkan kamu. Kamu terlalu baik dan indah untuk diperlakukan asal-asalan.

...

Saya duduk di meja makan, sendirian dalam remang lampu kuning gantung di atas kepala saya. Sambil menunggu datangnya tahun yang baru. Ya, saya menunggu. Menunggu tahun baru dan menunggu kamu.

...

Untuk kamu, yang di seberang sana. Kamu sangat setia menunggu saya selama berbulan-bulan lebih. Duduk diam sambil berpikir sudah pukul berapa ini? Atau terkadang kamu sambil melakukan hal lain, tapi saya tahu, kamu tetap menunggu.

Menunggu saat yang tepat ketika kamu bisa mengontak saya. Menunggu saya selesai menunaikan tugas saya. Tak lupa juga, kamu menyemangati saya melaksanakan tugas itu yang kadang amat pelik.

...

Sejujurnya, saya perih mengetahui kamu menunggu saya. Entah kamu menunggu ditemani seseorang atau tidak (saya tahu kamu lebih sering menunggu sendirian). Saya tak tega membayangkan kamu menunggu saya.


...

Kamu tak hanya menunggu, kamu selalu ada untuk saya. 


...

Terkadang karena keadaan, kamu harus menunggu lebih lama daripada seharusnya dan tanpa kabar yang jelas dari saya. Maaf, saya tidak cukup mampu melawan keadaan.

...


Sederet angka yang panjang tidak mampu melambangkan jam menunggu kamu. Barisan kata pun juga tak mampu melukiskan perasaanmu menunggu saya.


Kamu, yang telah menunggu sangat amat lama, menghabiskan waktu hidupnya untuk menunggu saya,





ketika bersua dengan saya,






kamu

tidak pernah mengeluh betapa kamu sudah menunggu sangat lama.
Tetapi kamu tersenyum lega bahkan tertawa.



...





Saya menangis menonton film Hachiko, tentang anjing yang setia menunggu tuannya.





...



Kemarin, saya menangis mendapati saya memiliki kamu yang sangat amat setia menunggu saya.


...




"Tidak ada salahnya menunggu sesuatu yang berharga. Kamu berharga."



...

Adakah alasan lain yang membuat saya tidak ingin cepat pulang ke kamu? Saya selalu ingin cepat pulang ke kamu, mengurangi sekon sekon yang akan kamu habiskan untuk menunggu saya.

Hal mengenai menunggu tidak sesimpel banyangan khalayak ramai. Menunggu itu juga pengharapan. Harapan akan yang ditunggu segera datang. Bahkan menunggu itu akan sangat menyakitkan apabila yang ditunggu tidak akan pernah datang.

Saya tidak mau penantianmu menyakitkan.

...

Selanjutnya, yang saya inginkan hanyalah kamu tidak menunggu lagi.






Maksud saya,
saya selalu di sisimu tiap saat, sampai tak ada satu milisekon pun tersisa yang dapat digunakan untuk menunggu saya.



...



Saya tahu benar, kamu telah menunggu saya berjam-jam untuk menyelesaikan surat ini.





...



Terima kasih banyak telah menunggu saya dengan kesetiaan kamu yang tak ternilai.



...



Salam,






Saya seseorang yang selalu kamu tunggu














No comments: